Labels

Selasa, 14 Agustus 2012

22 Cara dan Tips Mudik Lebaran

 Lebaran sudah didepan mata. Otomatis, bagi kita yang tinggal terpisah dengan orangtua pasti harus kembali ke kampung halaman untuk bersama-sama merayakan hari idul fitri. Mudik lebaran memang selalu menjadi topik pembahasan di media massa. Setiap mudik, pasti ada titik dimana ada kemacetan yang amat mengganggu. Nah, ini dia "22 Cara dan Tips Mudik Lebaran".

1. Jaga Kondisi Tubuh
Pastikan bahwa sebelum mudik anda dan keluarga berada dalam kondisi yang fit. Terutama bagi driver
2. Kondisi Mobil dan Perlengkapan Mobil
Sebelum dipakai 'bertempur' alias mudik, periksakan kondisi kendaraan anda di bengkel langganan ((tune-up komplit, rem, ban, wiper, radiator, tali kipas/AC, aki, dll). Dan jangan lupa membawa perlengkapan alat-alat mobil (tools kit), dongkrak, tali derek, ban serep, kotak P3K, segitiga pengaman, kunci roda palang, senter,dll.
3. Bawa Air Mentah
Bawalah air mentah di dalam jerigen 5 liter atau jika tidak ada jerigen bisa memakai bekas botol air mineral besar (1 literan) untuk mengisi radiator bila kurang. Ar juga bisa untuk mencuci tangan bila selesai ganti ban kalau bocor atau kempes. Tak ada salahnya ada juga membawa sabun. Air ini juga berguna bila bawa anak kecil/bayi tiba-tiba 'pup' saat kita tengah berada di daerah yang sulit air (misalnya: sawah, hutan)
4. Bekal Makanan
Pastikan anda membawa bekal makanan yang praktis dan bisa dimakan sambil terus berkendara. Saat mudik disarankan untuk tidak asal makan di restoran/rumah makan tempat pemberhentian Bus Antar Kota karena di saat-saat seperti itu dikhawatirkan cara masak dan mencuci piringnya kurang bersih karena pengunjung sangat padat dan banyak yang harus dilayani.
Lebih terjamin bila anda membawa makanan sendiri. Tapi kalau bekal habis anda bisa masuk ke dalam kota dimana anda lewat untuk mencari restoran fast food fried chiken. Yang pasti anak-anak suka dan lebih baik kebersihannya.
5. Packing Barang/ Muatan Dengan Benar
Urutkan barang/ muatan berdasarkan tingkat kebutuhan. Yang memiliki kemungkinan sangat besar dibutuhkan saat dalam perjalanan diletakkan di tempat atau posisi yang paling mudah dikeluarkan. Supaya tidak perlu bongkar muat tiap kali butuh sesuatu.
6. Saat Kebelet Pipis
Ini adalah masalah rutin para pemudik. Untuk anak-anak dan laki-laki sih hal ini bukan masalah besar, tinggal berhenti saja di pinggir jalan dan beres deh. Tapi untuk para wanita ini bukanlah hal yang mudah. Untuk mengatasinya carilah pompa bensin yang besar pasti ada toiletnya yang cukup bersih, bila kotor, cari lagi berjalan beberapa kilometer. Atau anda bisa juga mencari Wartel, Kantor Polisi, Pusat Pertokoan, Losmen, Hotel, Masjid, dll.
7. Bus dan Truk Antar Provinsi
Yang harus diingat adalah jika kita berkendara dengan mobil pribadi di Jalur Pantura adalah siap mengalah dengan Bus Antar Kota/Propinsi, mereka ini "Raja Setan Jalanan Pantura". Jangan coba-coba adu balap meski kita ada di jalur yang benar. Bila dari arah berlawanan tiba-tiba ada Bus yang melancangi truk gandeng yang berjalan lamban, Anda harus siap mengurangi kecepatan dan minggir ke kiri.
Bahkan bila perlu turun/keluar dari jalan aspal. Jangan ambil resiko, lebih baik mengalah. Bukankah Anda dan keluarga ingin tiba di kampung halaman dengan selamat?
8. Lakukan perjalanan malam
Jika ingin tidak terlalu lelah dan tetap segar selama perjalanan, ada baiknya Anda mencoba untuk memulai perjalanan mudik pada malam hari. Selain tidak terpapar sinar matahari yang bisa membuat cepat kekurangan cairan, di perjalanan malam tenaga yang Anda miliki masih banyak karena baru saja berbuka puasa.
Keuntungan lain jika melakukan perjalanan malam adalah saat haus atau lapar di perjalanan, Anda bisa dengan mudahnya minum dan makan. Hal ini tentu tidak bisa Anda lakukan jika melakukan perjalanan siang. Makan dan minum di perjalanan juga mencegah datangnya kantuk.
9. Sediakan makanan ringan
Salah satu masalah ketika mudik adalah mengantuk selama perjalanan. Ini menjadi masalah serius jika dialami pengemudi. Agar mata tetap terbuka, sediakan makanan ringan di dalam tas. Makanan ringan juga berguna untuk mengisi perut saat waktu berbuka atau sahur tiba, tetapi Anda belum menemukan tempat makan.
10. Bawa peta mudik
Sebagai langkah antisipasi jika terpaksa sahur atau berbuka di jalan, ada baiknya selalu membawa peta mudik. Di peta mudik biasanya tercantum lokasi-lokasi 
11. Rehat sejenak setelah salat
Jangan paksa untuk terus memacu kendaraan, terutama saat waktu salat tiba. Carilah tempat salat dan istirahat sejenak sambil melemaskan otot-otot yang kaku karena terlalu lama duduk. Air wudhu yang membasuh muka sebelum salat juga bisa menyegarkan kembali tubuh Anda.
12. Manfaatkan posko mudik
Sebelum dan setelah Lebaran biasanya pemudik akan menemukan posko mudik yang hadir di sepanjang jalur pulang kampung. Berbagai fasilitas juga disediakan, mulai dari cek kendaraan, menyediakan tajil dan minuman, playstation, sampai kursi pijat. Nah, Anda bisa memanfaatkan layanan yang disediakan dari berbagai perusahaan ini agar tubuh kembali bugar.
13. Jangan lupa berdoa
Doa di atas segalanya. Karena dengan doa kita menyandarkan diri pada sesuatu yang absolut, kepada Tuhan. Apakah ada doa khusus untuk mudik? Doa apa saja yang intinya meminta keselamatan dalam perjalanan!
14. Tunaikan kewajiban rutin sebelum mudik
Tagihan listrik, telepon, kartu kredit, dan tagihan rutin lainnya harus ditunaikan dulu. Jangan sampai sekembalinya dari mudik listrik dicabut hingga tak bisa beraktivitas. Karena umumnya mudik itu menghabiskan uang, jadi kalau tidak ditunaikan dari awal akibatnya fatal.
15. Matikan barang-barang elektronik dan gas
Barang-barang elektronik seperti televisi, kulkas, AC, komputer dan lain-lain sebaiknya dicabut colokannya dari listrik. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti konsleting sewaktu kita meninggalkan rumah.
Jangan lupa nyalakan lampu pekarangan dan ingat yang satu ini: nyalakan lampu di ruang tamu. Ini berguna untuk mengelabui jika ada orang yang–amit-amit–mau maling. Maling biasanya melihat dulu rumah tersebut kosong atau tidak dari lampu pekarangan dan lampu ruang tamu. Lebih baik boros sedikit menyalakan terus lampu ruang tamu daripada kemasukan maling!
16. Rencanakan dari awal rute perjalanan
Setelah memiliki map jalur mudik, rencanakan dari awal rute perjalanan sebelum berangkat. Karena jika tidak ditetapkan dari awal, maka jika sudah terjebak macet akan susah untuk mengambil jalur alternatif. Misal rute Pantura, lebih baik arahkan rute Anda untuk tidak melewati pantura Indramayu. Ambil jalur alternatif lewat Sadang Subang dan keluarnya di Kadipaten Majalengka, lalu ke Cirebon. Relatif tidak macet dibandingkan jika ambil jalur Indramayu.
17. Untuk pengemudi, jangan paksakan untuk berpuasa di perjalanan
Banyak kasus terjadi, kita tak mau batal berpuasa dan memaksakan diri untuk menyetir. Hawa berpuasa itu biasanya ngantuk, ini yang bahaya. Jika demikian, ada keringanan kok bagi yang di perjalanan untuk tidak berpuasa.
18. Hindari memakai perhiasan berlebihan
Bagi yang hendak mudik, baik itu yang menggunakan kendaraan umum maupun pribadi, hindari memakai perhiasan berlebihan. Karena akan memancing mata orang jahat.
19. Sediakan uang receh lebih
Bagi yang berkendaraan pribadi, sediakan dari awal uang receh lebih, karena akan banyak pak ogah dan sumbangan mesjid di perjalanan yang menghadang jalan Anda. Seperti di pantura dan jalur selatan. Kadang kasusnya pak ogah yang hanya meminta uang dengan pura-pura memperbaiki jalan kemudian tidak dikasih, umpatan keluar, bahkan tak jarang mobil dicederai dengan paku atau kayu.
20. Hindari menerima pemberian orang yang tak dikenal
Bagi yang menggunakan kendaraan umum jika ada yang menawari minuman, minyak angin, atau makanan, lebih baik bilang terima kasih, jangan diterima. Karena hari ini banyak berita di televisi kasus pembiusan dengan modus menawarkan minyak angin kepada korban.
21. Bawa bawaan sekadarnya
Banyak didapati kendaraan roda dua dikendarai oleh 3 orang atau lebih (bapak, ibu, anak-anaknya). Ditambah lagi bawaannya seabrek. Diikat pakai kayu di belakang. Ini membahayakan diri sendiri.

Nah, mungkin itu ke 21 tips untuk mudik. Ingat ya, pelan-pelan asal selamat!

Dikutip dari : http://bidanku.com/index.php?/tips-mudik-lebaran-yang-aman-dan-nyaman
http://beritaterbaru22.blogspot.com/2012/08/tips-mudik-lebaran-aman.html
http://sosbud.kompasiana.com/2012/08/10/tips-mudik-lebaran/

0 komentar:

Poskan Komentar

Berikan kritik, saran, atau pesanmu untuk artikel ini. Terimakasih telah membaca!